Thursday, January 31, 2019

Materi Pelajaran IPA Kelas 1 SMP tentang Macam-macam Sistem Klasifikasi

Materi Pelajaran IPA Kelas 1 SMP tentang Macam-macam Sistem Klasifikasi
       Sistem klasifikasi yang kita kenal sekarang adalah hasil perkembangan yang berkelanjutan. Macam-macam klasifikasi, yaitu sebagai berikut.
   a.   Sistem Klasifikasi dua Kingdom
       Dalam sistem klasifikasi dua kingdom, organisme di kelompokan menjadi dua dunia, yaitu dunia tumbuhan [Plante] dan dunia hewan [Animalia].
1.   Kingdom Plante
Materi Pelajaran IPA Kelas 1 SMP tentang Macam-macam Sistem Klasifikasi

       Dunia tumbuhan meliputi makhluk hidup yang mempunyai dinding sel dari bahan selulosa dan berklorofil sehingga mampu berfotosintesis. Contohnya adalah, ganggang, tumbuhan lumut, tumbuhan baku, dan tumbuhan berbiji. Dalam sistem klasifikasi dua kingdom, bakteri dan amur di masukan kedalam kelompok ini.
2.   Kingdom Animalia
        Dunia hewan meliputi makhluk hidup yang tidak berdinding sel, tidak berklorofil, dan dapat bergerak bebas. Contohnya adalah Hewan Protozoa (bersel satu), Hewan Porifera (hewan berpori), Hewan Ceolenterata (hewan berongga), cacing (Vermes), Mollusca (hewan Lunak), Hewan Arthropoda (Hewan berbuku-buku), hewan Echinodermata (hewan berkulit duri, dan hewan Chordata (Hewan bertulang belakang).
   b.   Sistem klasifikasi tiga Kingdom
       Sistem klasifikasi tiga kingdom, terdiri dari beberapa macam yaitu sebagai berikut.
1.   Kingdom Fungi (dunia Jamur)
Materi Pelajaran IPA Kelas 1 SMP tentang Macam-macam Sistem Klasifikasi

      Dunia jamur meliputi semua organisme yang memperoleh makanan secara heterotrof dengan menyerap makanan. Jamur mendapatkan makanannya dari makhluk hidup lain maupun dengan cara menyerap dari makhluk hidup yang telah mati.
2.   Kingdom Plantae (dunia tumbuhan)
      Dunia tumbuhan meliputi semua organisme yang mampu membuat makanan sendiri melalui fotosintesis.
3.   Kingdom Animalia (dunia hewan)
      Dunia hewan meliputi semua organisme yang memperoleh makanan secara heterotrof dengan cara memakan organisme lain.
  c.   Sistem Klasifikasi Empat Kingdom
      Sistem klasifikasi empat kingdom berkembang setelah di temukannya inti sel atau nukleus.
1.   Kingdom Monera
Materi Pelajaran IPA Kelas 1 SMP tentang Macam-macam Sistem Klasifikasi

      Organisme yang termasuk dalam kingdom Monera adalah organisme yang tidak mempunyai selaput inti atau biasa disebut organisme Prokariotik. Contohnya adalah bakteri dan ganggang hijau biru.
2.   Kingdom Fungi
      Semua jenis jamur termasuk dalam kingdom Fungi
3.   Kingdom Plantae
      Semua ganggang [kecuali ganggang hijau biru], tumbuhan lumut, tumbuhan berbiji termasuk dalam kingdom Plantae, dan tumbuhan paku.
4.   Tumbuhan Animalia
      Semua hewan mulai dari Protozoa hingga Chordata termasuk dalam kingdom Animalia.
  d.   Sistem Klasifikasi lima Kingdom
      Sistem Klasifikasi lima kingdom merupakan usulan dari Whittaker (1969), yang terdiri dari:
1.   Kingdom Monorea
      Monerea terbagi atas dua bagian yaitu Bacteria dan Archaebacteria. Kingdom Monorea beranggotakan alga hijau biru yang mampu melakukan fotosintesis. Organisme ini dapat bersifat Fotoautotrof atau Kemoautotrof [atau keduanya], dapat besifat Aerob dan Anaerob.
2.   Kingdom Protista
Materi Pelajaran IPA Kelas 1 SMP tentang Macam-macam Sistem Klasifikasi

      Protista merupakan organisme Eukariotik (mempunyai lapisan membran inti sel), uniseluler (ber sel satu) yang hidup soliter atau berkoloni. Contohnya adalah Euglena viridis, yaitu protista mirip hewan yang mempunyai Flagel.


3.   Kingdom Fungi
       Kingdom Fungi merupakan kelompok makhluk hidup yang memperoleh makanan dengan cara menguraikan sisa makhluk hidup lain. Menyerupai tumbuhan namun tidak memiliki Klorofil. Pada umumnya Fungi bersifat Saprotif dan Parasit. Contoh: jamur dan ragi atau Khamir.
4.   Kingdom Plantae
      Kingdom Plantae mempunyai ciri Eukariotik multiseluler, mempunyai dinding sel yang terususun atas selulosa, mempunyai klorofil sehingga bersifat autotrof (dapat menghasilkan makanan sendiri). Kingdom Plantae terdiri atas Diviso bryophyta (lumut), Pteridohyta (paku) dan Spermatophyta (tumbuhan berbiji).
5.   Kingdom Animalia
      Kingdom Animmalia mempunyai ciri Eukariotik multiseluler, bersifat heterotrof (tidak dapat menghasilkan makanan sendiri), bergerak aktif. Berdasarkan keberadaan tulang belakangnya dibedakan menjadi Avertebrata (tidak bertulang belakang) dan Vertebrata (bertulang belakang).
   e.  Sistem Klasifikasi enam kingdom
      Dalam sistem klasifikasi enam kingdom, terdapat satu tambahan kingdom baru, yaitu virus. Tubuh virus tersusun dari asam nukleat yang diselubungi oleh protein. Di luar sel hidup, virus merupakan benda mati. Virus hanya dapat hidup dan berkembang biak di dalam sel hidup inangnya.

Thursday, January 24, 2019

Materi Pelajaran IPS Kelas 1 SMP (semester 1) tentang Lokasi Indonesia dan pengaruhnya

Materi Pelajaran IPS Kelas 1 SMP (semester 1)

A. Lokasi Indonesia dan Pengaruhnya Terhadap Keadaan Alam
        Letak atau lokasi suatu tempat di permukaan bumi tidak hanya sekedar posisi suatu objek di permukaan bumi, etapi juga karakteristik yang ada pada tempat tersebut. Setiap tempat akan menunjukan perbedaan dengan tempat lainnya di permukaan bumi.
    1. Letak Astronomis

        Letak Astronomis adalah letak suatu tempat berdasarkan garis lintang dan garis bujurnya. Garis lintang adalah garis khayal yang melintang melingkari bumi. Garis bujur adalah garis khayal yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan. Secara Astronomis, Indonesia terletak antara 95 BT-141 BT dan 6 LU-11LS. Dengan letak astronomis tersebut, indonesia termasuk kedalam wilayah tropis. Wilayah tropis di batasi oleh lintang 23,5 LU dan 23,5 LS.
        Keadaan suhu di daerah tropis berbeda dengan suhu di negara-negara yang terletak pada lintang sedang dengan empat musim, yaitu musim dingin, semi, panas, dan gugur. Pada musim dingin, udara sangat dingin sampai mencapai puluhan derajat dibawah nol celsius, sehingga diperlukan penghangat ruangan.
        Pada saat musim panas, keadaan sebaliknya dapat terjadi. Pada saat itu, udara sangat panas, bahkan suhu udara dapat melampaui 40 derajat celsius. Sehingga diperlukan pendingn ruangan.

    2 .Letak Geografis

        Letak Geografis adalah letak suatu negara di permukaan bumi. Secara Geografis, Indonesia terletak di antara dua Benua dan dua Samudra. Dua benua yang mengapit Indonesia adalah Benua Asia yang terletak di sebelah Utara Indoneisa dan Benua Australia yang terletak di sebelah selatan Indonesia. Samudra yang mengapit Indonesia adalah Samudra Pasifik di sebelah timur Indonesia dan Samudra Hindia di sebelah barat Indonesia.
        Batas-batas wilayah Indonesia dengan wilayah lainnya adalah seperti berikut.
a.   Di sebelah Utara, Indonesia berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Palau, Filipina, dan Laut Cina Selatan.
b.   Di sebelah Selatan, Indonesia berbatasan dengan Timor Leste, Australia, dan Samudra Hindia
c.    Di sebelah barat, Indonesia berbatasan dengan samudra Hindia
d.   Di sebelah Timur, Indosesia berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudra Pasifik.

          Letak Geografis Indonesia sangat strategis karena menjadi jalur lalu lintas perdagangan dunia antara negara-negara dari Asia Timur dengan Negara-negara di Eropa, Afrika, Timur Tengah, dan India.
         Letak Geografis memberi pengaruh bagi Indonesia, baik secara Sosial, ekonomi, maupun budaya. Karena menjadi jalur lalu lintas pelayaran dan perdagangan dunia, bangsa Indonesia telah lama menjalin interaksi sosial dengan bangsa lain.
        Manfaat letak Geografis Indonesia juga memberi dampak yang merugikan. Budaya drai negara lain yang tidak selalu sesuai dengan budaya Indonesia kemudian masuk dan memengaruhi kehidupan budaya bangsa Indonesia, misalnya seperti pergaulan bebas, kesantunan, dan lain-lain.